No.1 Indonesia's Pheromones Seller
PIN = DA6B7D5F
SMS/WA = 0878-6878-5355

Cara Pakai Pheromone & Tips Mixing Pheromone


Lokasi / Spot letak Pheromone dapat di letakan dimana saja. Tapi dianjurkan untuk menggunakannya di kulit, Jangan menggunakannya di Pakaian karena pheromone sintetis yang kamu gunakan juga berfungsi untuk menstimulasi pheromone alami dalam tubuh untuk keluar.

Jadi bila kamu menggunakannya di pakaian / baju maka dapat jadi hasil yang di timbulkan pheromone yang kamu gunakan akan kurang maksimal. Lalu, Bagaimana cara yang benar dalam menggunakan produk pheromone, untuk memperoleh hasil maksimal. 

Berikut ini sedikit penjabarannya :

# Cara Menggunakan Pheromone Dengan Benar :

  1. Gunakan satu jenis produk pheromone atau satu jenis varian terlebih dahulu mulai dari yang paling diinginkan / sesuai kebutuhan.
  2. Spray atau oleskan phero tersebut sesuai dosis yang di anjurkan untuk tiap pemakaian. Atau kamu sesuai rasio dosis yang kamu inginkan. Spray/Oles di spot leher bagian kanan dan ratakan menggunakan pergelangan tangan ke seluruh bagian leher. 
  3. Gunakan Satu jenis produk/varian yang sama selama 3 hari untuk adaptasi, Ini ditujukan agar pengguna mengetahui efek produk tersebut pada dirinya sendiri. Setelah itu ganti dengan jenis yg lainnya dan gunakan lagi 3 hari selanjut nya, setelah itu dapat mencoba mix spray...
  4. Selama menggunakan usahakan di bawa santai, relax, dan tidak mencari efek nya, karena akan datang dengan sendiri nya nanti.
Saat menggunakan pheromone kamu tentu perlu untuk melakukan eksperimen sendiri dan, melakukan catatan perbandingan hasil yang di dapat. 

Hal ini dimaksudkan agar kamu mampu menjawab pertanyaan... Apakah ada perbedaan di diri kamu ketika menggunakan pheromone dan ketika tidak menggunakan pheromone?

Pertanyaan tersebut hanya kamu yang mampu menjawab. Untuk itu teruslah melakukan eksperimen pheromone sambil melakukan kegiatan dilingkungan sosial kamu masing-masing.

Bila kamu mampu menjawab pertanyaan tersebut dan telah mengetahui perbedaan efek serta khasiat masing-masing produk yang ada pada diri kamu. Berarti kamu telah mengetahui dosis serta rasio yang tepat untuk setiap jenis produk yang kamu gunakan untuk mendapatkan hasil maksimal.

# Trik Memaksimalkan Spot Pheromone :


Bila kamu penggemar parfum pasti tahu spot-spot mana saja yang dipercaya mampu memberikan nilai lebih terhadap parfum yang di pakai.

Menurut kebiasaan dari jaman dahulu bila menggunakan parfum haruslah pada spot-spot yang memiliki aliran darah yang deras. Hal ini dipercaya dapat membuat aroma parfum menjadi tahan lama dan penyebaran aroma yang maksimal dari tubuh.

Penggunaan pada produk pheromone pun tidak jauh berbeda. Berikut ini adalah trik dalam memaksimalkan spot-spot dalam penggunaan produk pheromone.
  • Spray di nadi lengan 1x dan ratakan ke kuping dan leher. 
  • Spray 1x di rambut/ubun2 dan diamkan 
  • Spray di leher ratakan dengan nadi lengan ke kuping dan dagu...
  • Spray di dada kiri, ratakan dengan gerakan melingkar sekitar jantung. 
Noted : bukan di spray disetiap spot ini yah,hanya cara spray saja. kalau mau meletakannya disetiap spot diatas ya tidak ada larangan. Silahkan saja.

# Tentang Mixing Pheromones :


Untuk mendapatkan efek, sensasi serta pengalaman berbeda dari sebelumnya pengguna pheromone yang telah lama menjadi pheromoners kerap memadukan atau mixing beberapa jenis/ varian produk pheromone sekali pakai.

Namun, untuk urusan mixing / memadukan beberapa jenis produk pheromone, sangat diharapkan hanya untuk pengguna pheromone yang telah berpengalaman.

Karena sangat diiharapkan kalau user telah mengetahui masing-masing fungsi dan juga telah merasakan efek dan mengetahui perbedaan masing-masing ciri khas dari tiap produk yang ada.

Karena tujuan dari mixing adalah untuk mendapatkan efek yang baru dan berbeda dari efek sebelumnya. Jadi kalau belum mengetahui perbedaan ciri khas efek yang mampu dihasilkan oleh sebuah produk. Tidak dianjurkan melakukan mixing pheromone.

Karena bila kamu belum mengetahui khasiat yang dihasilkan sebuah produk pada diri kamu akan jadi membingungkan bila langsung menggabungkan beberapa produk menjadi satu. dan bila terdapat HIT atau efek dari hasil mixing yang dilakukan user/pengguna akan jadi bingung dan tidak mengetahui itu efek dari produk yang mana.

Akhirnya, kamu jadi tidak mampu mengetahui rasio serta dosisi mixing yang tepat untuk diri kamu sendiri sebagai pengguna. Yang ada hanya hasil ikut-ikutan oleh user lainnya.


Contoh Mixing Menggunakan Produk2 Dondays Pheromones

Melakukan Pencampuran beberapa jenis parfum tidak melulu harus dilakukan di dalam sebuah wadah. Apalagi kalau yang di mixing adalah beberapa produk pheromone dalam situasi dan kondisi tertentu. Cukup siap sedia dengan amunisi yang dimiliki dan gunakan disaat yang tepat.

Pheromoners yang sudah berpengalaman tentunya sudah mengetahui dosis-dosis serta fungsi jenis pheromone tertentu yang dimilikinya. dan tahu kapan dan bagaimana cara terbaik untuk menggunakannya. 

Buat kamu yang ingin mengetahui bagaimana cara melakukan mixing. Berikut adalah panduan singkatnya dalam sebuah contoh kasus :

# Misalkan Kamu Memiliki Produk Tokimeki + Provoke.

Untuk mixingnya kamu dapat melakukan spray seperti berikut ini : 
- Spray 1x Tokimeki di leher ratakan.
- Spray 1x Provoke di rambut diamkan. 
# Mixing 3 Jenis Varian, Tokimeki + AQ2 Jr pure + Provoke.
- Spray 1x AQ2 Pure di leher ratakan 
- Kemudian ditimpah dengan Tokimeki di spot yang sama dan ratakan.
- Spray Provoke di rambut atau dada.
Untuk produk tidak beraroma pure (unscented) peletakan / spray bisa di tiban (di timpah) dalam satu spot yg sama. Misalnya bila kamu menggunakan Seed of Pure (tidak beraroma) di leher, kamu juga dapat menggunakan tokimeki pada spot tersebut yaitu di leher juga.

Kecuali jika masing-masing varian memiliki aroma yang berbeda. Peletakannnya di usahakan di spot yang berbeda. Untuk mencegah aroma bawaan yang ada tidak bercampur dan menghasilkan aroma yang aneh nantinya.

Melakukan Mixing pheromone tidak lah sulit. Yang sebenarnya sulit adalah melakukan observasi tingkat kesuksesan mixing yang kita lakukan.

Pada tahap melakukan observasi ini kamu paling tidak di wajibkan untuk memiliki pemahaman yang baik tentang pheromones serta efek yang mampu dihasilkannya.

5 Tips Sukses Dalam Mixing Pheromones

Cuplikan Film Perfume - The Story of Murderer

1. Bila kamu telah mengetahui sebuah produk yang paling tepat buat kamu dan selalu memberikan kamu efek yang kamu inginkan dengan lebih cepat. Coba lah untuk menggunakannya di bagian tubuh kamu yang memiliki jangkauan lebih panjang. Seperti contohnya di pergelangan tangan atau di rambut. Dan gunakan pheromone lainnya di daerah yang lebih dalam seperti leher atau dada.

2. Perhatikan juga khasiat yang ada pada tiap produk, Tentu kamu harus menggunakan produk dengan khasiat seksual untuk acara-acara seperti kencan, makan malam romantis dan lain sebagainya. Tapi, tidak ada larangan untuk menggunakan produk dengan fungsi sosial untuk acara tersebut. Karena kamu sendiri yang menentukan dan menilai sejauh mana efektifitas yang dihasilakan oleh phero yang kamu mixing.

3. Melakukan mixing tidak harus untuk satu merk saja. Misalnya pada contoh diatas menggunakan contoh varian dari dondays pheromone. Kamu tentu dapat menggunakan perpaduan antara produk yang berbeda merk misalnya Venom dengan Empower, Atau Tokimeki dengan Possesion dan lain sebagainya. Semua itu tergantung kamu sebagai mixernya.

4. Untuk beberapa orang yang kerap mengalami pusing saat menggunakan pheromone, dapat menggunakan pheromone yang memiliki dosisi tinggi jauh dari hidung sendiri. Seperti jangan menggunakannya di leher. Kamu dapat menggunakannya di rambut, atau di lutut kaki dan lain sebagainya. Bila ingin menggunakannya di area dekat hidung, gunakan hanya pheromone dengan dosisi rendah.

5. Androstadienone pada beberapa orang memberikan efek samping ke self efek yang kurang baik seperti rasa depresi temporer. Untuk itu kamu perlu mengetahui tiap jenis dan isi masing-masing produk dan komposisinya. dan bila mendapati jenis pheromone ini harap penggunananya di jauhkan dari hidung sendiri. (ini hanya terjadi pada beberapa orang saja)


# Tips & Saran Untuk Pengguna Pheromones Pemula

Tips paling penting adalah Jangan Diem AJA!!, coba untuk lebih aktif dan melakukan interaksi dengan target. Tanpa interaksi ya gak terjadi apa-apa. Ingat ya interaksi artinya bertukar informasi, seperti ngobrol, makan bareng, kencan, nonton bareng dan lain sebagainya.

Untuk target yang belum dikenal. Coba lah untuk melakukan pendekatan seperti berkenalan kepada orang tersebut. Kalau kamu masih ragu dan belum mengetahui caranya, kamu dapat belajar sendiri tentang bagaimana cara pendekatan / aproaching.

Dari rumah pake parfum aja dulu di baju secukup nya, nanti sampe TKP baru spray amunisi, kalau naik kendaraan umum enak spray dr rumah, klo naik pribadi terutama motor yah enak di lokasi tujuan spray nya.

Belajar hal seperti ini kamu tidak perlu takut apalagi malu, hal ini bukan berarti kamu aneh atau kampungan. Kamu tidak sendiri, banyak orang yang tidak dapat melakukan hal ini dan membutuhkan pembelajaran. Karena pada dasarnya hal seperti PDKT atau Aproaching kepada orang yang belum kita kenal memang tidak pernah diajarkan di keluarga atau bahkan di sekolah. Ahli dan sumber informasi tentang ini sangat banyak bertebaran di youtube dan google. Kamu hanya perlu mencarinya.

Bila belum membaca tentang panduan pheromone coba bacalah panduan berikut ini untuk menambah wawasan kamu akan pheromone Panduan Pheromone Untuk Pemula. Semoga setelah membaca artikel tersebut kamu akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pheromone dan tahu bagaimana cara menggunakannyaa dengan lebih baik.

Kalau tidak ada efek seperti yang diinginkan mungkin ada sesuatu yang salah, coba kunjungi artikel kami lainnya tentang mengapa pheromone tidak ngefek?

TOKOPHEROMONE 07.57.00